29. Prinsip Keadilan serta keamanan adalah meterai Raja.

29:4 Prinsip Keadilan serta keamanan adalah meterai Raja. 


Amsal 29:4: Dengan keadilan seorang raja membangun negeri, tetapi ia yang memungut banyak pajak merobohkannya.


Tidak dapat disangkal bahwa setiap wilayah atau daerah kekuasaan sebuah kerajaan, wajib menyetor upeti atau hasil bumi dan kekayaan alam nya kepada ‘kantor pusat’ atau istana. Hasil dari penaklukan wilayah, daerah atau kerajaan-kerajaan kecil yang telah ditaklukkan dan menjadi bagian dari wilayah atau kerajaan besar.    


Maka Raja menetapkan peraturan agar wilayah atau daerah-daerah penaklukkan tadi, gubernurnya wajib membayar atau menyetor upeti ke istana demi terselenggaranya roda pemerintahan Kerajaan. 


Keinginan untuk menjadi jaya, Hasrat untuk menyebarkan agama atau ideologi, sudut pandang letak geografis, Sebab-sebab ekonomi.

  1. Keinginan untuk mendapatkan kekayaan dari suatu negara
  2. Ingin ikut dalam perdagangan dunia
  3. Ingin menguasai perdagangan
  4. Keinginan untuk menjamin suburnya industri


Imperialisme 

Inilah motivasi asal dimana sebuah bangsa ingin menguasai dunia dengan kekuatan ekonomi, kultur, agama, ideologinya. Namun berjalannya sistem pemerintahan yang diinginkan tidak terlepas dari sikap raja yang memerintah dengan penuh keadilan. Bila keadilan tidak berjalan baik, Bisa saja terjadi ketimpangan yang mengakibatkan terjadinya chaos, yakni kekacauan yang tidak diinginkan, seperti pemberontakan, perampokan, pencurian, bahkan tindakan-tindakan yang berbau criminal terjadi.

Hal tersebut dapat membuat pusing seluruh kerajaan Karena energi bisa habis hanya dengan memberantas pemberontak-pemberontak kerajaan. Bila merasa tidak ada lagi keadilan, maka muncullah para Pahlawan-pahlawan kesiangan:

Robin Hood

Robin Hood yang muncul di abad pertengahan pada masa pemerintahan raja Richard Lionheart. Meskipun hanya meruapakan cerita legenda dimasyarakat, nama Robin Hood cukup dikenal sebagai sosok pahlawan yang merampok harta istana, petinggi-petinggi, pejabat-pejabat istana dan membagikannya kepada fakir miskin.

Pancho Villa

Lalu ada juga Pancho Villa. Hidup di Meksiko 1878-1923. Sejarah mencatat Pancho Villa adalah seorang penyamun, pembunuh juga tokoh reolusioner yang membawa perubahan dalam kehidupan rakyat Meksiko. Tindakannya seperti Robin Hood. Merampok orang -orang kaya dan para koruptor dan hasilnya dia bagikan kepada rakyat miskin.

Salvatore Giuliano (Robin Hood Sisilian)

Salvatore Giuliano adalah seorang petani Sisilia, menjadi terkenal Karena tindakannya merampok orang kaya dan membagikannya pada warga miskin. Di mata penguasa, Salvatore adalah seorang bandit yang harus dibasmi, tapi di mata rakyat dia adlah seorang yang penuh belas kasih. Ia menjadi salah satu legenda yang tetap dikenang semua orang Sisilia

pastedGraphic.png

Ishikawa Goemon

Goemon, yang adalah nama lengkap Ishikawa Goemon (1558-1594). Ia pahlawan bagi rakyat miskin, mencuri emas dan barng-barang berharga dan membagikannya pada orang miskin. 

Edward Ned Kelly (1854 – 1880)

Adalah seorang Australia, dikenal sebgai pahlawan rakyat dan penentang penguasa kolonian. Tapi nasib tragis diterimanya, ia tewas digantung pada 1880. Kisah hidupnya menjadi catatan sejarah kelam Australia. 

Ditengah-tengah roda pemerintahan yang terus berjalan, kelangsungan hidup diantaranya kemakmuran hidup kerajaan merupakan tanggung jawab seorang Raja. Karenanya Raja dikelilingi oleh para cendekiawan yang Bertanggung jawab menselaraskan kepentingan pribadai raja dan mengkomodir kepentingan bangsa (umum).


Ada dua ayat dalam pasal ini yang menunjukkan bagaimana Sebuah kerajaan atau pemerintahan dapat berjalan dengan damai:


1. Menjaga Perdamaian. 


Ay 8: Para pencemooh mengacaukan kota, tetapi orang bijak meredakan murka.

Tanpa bermaksud menggurui, saya hanya ingin menunjukkan bahwa betapa pentingnya sebuah perdamaian. Perdamaian ibarat air sejuk yang membasahi atau membanjiri tanah yang telah sekian lama kering kerontang. 

Dahaga jiwa yang kehausan karena kekeringan, panas, kemarau dapat terpuaskan hanya dengan turunnya hujan yang melembabkan. Sama dengan jiwa manusia yang penuh dengan kekeringan Karena hawa panas bumi yang mendekati api neraka, dapat menjadi basah dengan embun sorgawi yang turun membasahi bumi. 


Kekacauan dapat terjadi disekeliling kita. Yakni kekacauan yang berasal karena ketamakan hati manusia, kedegilan, pemberontakan, amarah, dosa, ketamakan, iri hati dll, dapat diredam bahkan di tenggelamkan dalam jernihnya sungai Allah yang mengalir dan membasahi semua kekeringan tadi. 


  • Kekacauan dirubah menjadi keteraturan
  • Kedegilan dirubah menjadi penurut-penurut
  • Pemberontakan dirubah menjadi pelayan-pelayan
  • Amarh dirubah menjadi kesabaran
  • Ketamakan dirubah menjadi punya penguasaan diri
  • Iri hati dirubah menjadi ucapan syukur 
  • Dll


Semua dapat dirubah dalam satu kata “perdamaian”. Semua terasa indah kala taman Eden belum dirusak. Terjadi ketraturan yang indah, hubungan dan komunikasi yang harmonis, erat, intim. Namun tatkala dosa masuk, berubah menjadi taman Edan, yakni dunia yang kita tinggali sekrang ini.

Mari ciptakan perdamaian:


Di rumah

Di sekoah

Di kantor

Di jalan

Di pasar, 

Di gereja

Di ladang

Di kota

Di desa

Di tempat parkir

Di tengah keramaian

Di bandara

Di terminal

Di mall

Dan dimana saja …….


"Perdamaian bukanlah berarti ketidakhadiran peperangan semata; Namun, ia adalah sebuah nilai -setonggak karakter kebaikan, kepercayaan, dan keadilan sejati." 

-Mahatma Gandhi


2. Tahtanya Kekal

  

Ay 14 Jika seorang raja mengadili orang miskin dengan adil, takhtanya akan kokoh untuk selama-lamanya.

Perbuatan raja / penguasa akan dilihat oelh rakyat. Kalau rakyat melihat keadilan maka doa yang dipanjatkan. Kalau Rakyat melihat ketidakadilan maka kutuk yang disebut.

Seorang raja tidak hanya melihat keatas, tapi juga kebawah. 

Seorang raja tidak pandang bulu

Seorang raja menghormati sumpahnya

Seorang raja tidak main hakim sendiri

Seorang raja harus obyektif

Seorang raja harus adil

Seorang raja harus dicintai

Seorang raja memiliki kepekaan

Seorang raja harus melayani

Seorang raja tidak tajam ke bawah dan tumpul ke atas

Seorang raja tidak buru-buru ambil keputusan


Dengan pedang yang teracung siap membelah, Salomo dihadapkan dengan keadilan yang menjebak. Tetapi ‘indera keenamnya’ menunjukkan Salomo adalah seseorang yang hidup dalam pengurapan dan kuasa. Dengan sebuah pertunjukkan yang menegangkan, Salomo mampu menunjukkan sebuah kisah drama yang luar biasa yang menggambarkan suatu hikmat yang menunjukkan jalan keadilan. 


Komentar

Postingan populer dari blog ini

19. Mengapa Kemenangan Harus Menjadi milik Saya

4. 3 Prinsip Sederhana Dari Hikmat