15. Tersenyumlah, itu menambah nilai wajah Anda
15. Tersenyumlah.
Amsal 15:13: Hati yang gembira membuat muka berseri-seri, tetapi kepedihan hati mematahkan semangat.
Moshe Waldoks berkata:
Rasa humor dapat membantu Anda mengabaikan yang tidak menarik, menerima yang tidak menyenangkan, mengatasi yang tidak terduga, dan tersenyum melewati yang tak tertanggungkan.
Tom Walsh:
Setiap menit sudut bibir Anda turun, Anda kehilangan enam puluh detik kebahagiaan.
10 sebab mengapa perlu senyum
Pertama, Senyuman bukan hanya sekadar tindak balas gerak muka, tetapi turut mempunyai hubungan dengan penghasilan endorphin di dalam otak yang mengurangkan kesakitan fizikal dan emosi. Jadi, ia turut menjadikan seseorang itu berasa jauh lebih selesa dan yakin dengan diri sendiri.
Kedua, Senyuman juga mampu merendahkan tekanan darah dengan menambah kemasukan oksigen dalam darah dan hal ini secara tidak langsung merangsang proses penyembuhan dengan lebih cepat.
Ketiga, Mengakhiri senyuman dengan ketawa mampu menyahaktifkan bahan kimia dalam badan dan secara tidak langsung merendahkan risiko penyakit jantung, tekanan darah tinggi, strok, atritis dan juga ulser.
Keempat, Senyuman adalah ekspresi muka yang terhasil dengan merengangkan otot di hujung mulut dan di sekeliling mata.
Kelima, Kajian juga menunjukkan senyuman merupakan respons daripada rangsangan tertentu yang menggambarkan kegembiraan.
Keenam, Penyelidik Jerman menjelaskan bahawa mereka yang memiliki ekspresi raut wajah yang senang hati, tampil menarik termasuk kelihatan lebih muda daripada usia mereka yang sebenarnya.
Ketujuh, Universiti Illinois, Amerika Syarikat telah melakukan satu kajian yang membuktikan bahawa apabila seseorang itu gembira dan selalu tersenyum, hayatnya boleh mencapai satu dekad lebih berbanding mereka yang tidak senyum.
Kedelapan, Menurut kajian sains, senyuman akan melepaskan sejenis hormon yang dipanggil endorphin iaitu hormon yang membuatkan manusia berasa gembira.
Kesembilan, Tahukah kamu, apabila kita senyum badan kita akan menghasilkan antibodi dan Sel T atau sel darah putih yang akan memberikan imunisasi optimum kepada badan.
Kesepuluh, Senyuman dapat mencegah sakit sembelit pada waktu pagi. Pergerakan Peristaltik (gerakan otot pada saluran pencernaan) usus masih perlahan, namun apabila kamu tersenyum pada waktu berkenaan, gerak usus tersebut akan terangsang akibat daripada kontraksi otot perut hasil daripada kesan senyuman kamu tadi.
Senyuman juga boleh dijadikan penawar pada penyakit rohani yang kronik.
NORMAN CAUSINS, seorang redaktur Saturday Review di Amerika, menderita suatu penyakit yang aneh dan langka. Ia akan merasakan sakit yang luar biasa meskipun Cuma menggerakkan sedikit saja bagian tubuhnya. Dokter yang merawatnya mengatakan bahwa peluang untuk sembuh dari penyakit jenis ini hanya 0,2% atau 1:500. Suatu nilai yang pasti akan melemahkan semangat hidup si penderita (apalagi berbagai obat telah dicoba, tapi kesehatannya tak kunjung membaik).
Dalam keadaan putus asa, Norman membaca Alkitabnya dan matanya tertuju pada Amsal 17:22, “Hati yang gembira adalah obat yang manjur, tapi semangat yang patah mengeringkan tulang”. Ia berpikir, mengapa tidak dari dulu aku melihat kebenaran ini?
Akhirnya atas persetujuan dari Dr. William Hitzig yang merawatnya, Norman mengganti semua obatnya dengan banyak tertawa dan bergembira serta mengkonsumsi vitamin C. Untuk membantunya supaya bisa sering tertawa terbahak-bahak, ia menonton berbagai film komedi.
Pada hari ke 8 setelah menjalani “terapi” ini, ia sudah bisa menggerakkan jempolnya tanpa rasa sakit. Juga tertawa selama 10 menit bisa membuatnya tidur nyenyak selama 2 jam (hal yang sebelumnya tidak bisa dilakukannya). Akhirnya keadaannya semakin hari semakin membaik dan akhirnya ia mengalami kesembuhan total.
Pengalamannya ini dibukukannya dalam “An Anatomy of Illness”. Dr. Lee Berk, seorang imunolog dari Loma Linda University mengatkan bahwa tertawa bisa mengurangi peredaran 2 hormon tubuh: efinefrin dan kortisol (hormone-hormon penghambat proses penyembuhan penyakit). Juga dalam salah satu risetnya, Dr. Rosemary Cogan dari Texas Tech University menemukan bukti bahwa rasa nyeri atau sakit akan berkurang setelah tertawa lepas. Tidak hanya itu saja, kekebalan tubuhpun bisa meningkat. Sementara itu Dr. William Foy dari Stanford University berkata bahwa tertawa terbahak-bahak amat bermanfaat bagi orang sehat. Hasil penelitian menunjukkan, tertawa terbahak-bahak akan menggoyang otot perut, dada, bahu, serta pernafasan, sehingga membuat tubuh seolah-olah sedang jogging di tempat. Tertawa juga akan melatih difragma torak, jantung, paru-paru, perut, dan membantu mengusir zat-zat asing dari saluran pernafasan.
Jika para dokter menemukan kebenaran ini baru pada abad-abad ini, tidakkah Anda lihat bahwa Allah telah menyingkapkann kepada Salomo lebih dari 2000 tahun yang lalu?
Seorang dosen berkata 30 menit membiarkan pikiran atau tubuh tanpa ekspresi, tubuh kehilangan dua ribu sel aktif. Ternyata memastikan hati terus bergembira, artinya kita sedang meningkatkan kadar Serotonin - hormon pemberi perasaan nyaman dan senang.
Itu membuat kadar stress berkurang serta memperbaiki suasana hati yang sedang bad mood.
Komentar
Posting Komentar