17. Bagaimana melakukan Lompatan vertikal
17. Bagaimana melakukan Lompatan vertikal
Amsal 17:2: Budak yang berakal budi akan berkuasa atas anak yang membuat malu, dan akan mendapat bagian warisan bersama-sama dengan saudara-saudara anak itu.
Vertical Leap
Vertical Leap atau disingkat dengan VL pada awalnya diciptakan oleh sepasang suami istri pengusaha multimilioner, Al dan Hattie Hollingsworth. VL berawal dari sebuah visi dari Tuhan pada Al untuk membagikan rahasisa suksesnya pada generasi berikutnya.
VL bukanlah pelatihan pertama yang didirikan oleh Al. Awalnya, Al dan Hatie menciptakan program pelatihan bisnis kepada anak-anak dengan kisaran umur 7-18 tahun di daerah kumuh California, Amerika Serikat. Pelatihan ini diciptakan untuk memperbaiki kehidupan anak-anak pada saat dewasa, bukan menjadi seorang preman, pemakai narkoba, dan tidak memiliki pengharapan. Pelatihan ini dikenal dengan Building On Spritual Substance (BOSS).
Pelatihan ini berhasil. Lalu, karena permintaan para orang tua akan kebutuhan mereka, maka pelatihan BOSS dikembangkan juga untuk ditujukan pada orang dewasa yang sekarang dikenal dengan Vertical Leap (VL).
Pendiri
Al Hollingsworth berkebangsaan Amerika Serikat dan berkulit hitam. Ia memiliki masa lalu yang kelam, kakeknya adalah seorang budak dan ayahnya mengalami buta huruf. Namun, itu tidak membuatnya berputus asa.
Suatu hari, saat Al sedang bermain football semasa kuliah, ia mendapatkan visi dari Tuhan.
“I am very clear of a voice that spoke to me that I would be a successful businessman for God’s glory. That began to change my life.“
Setelah lulus, Al bekerja sebagai seorang sales perusahaan paper and packaging. Di sinilah ia bertemu dengan belahan jiwanya, Hatie. Keduanya lalu menikah. Al tidak semerta-merta langsung menjalankan visi dari Tuhan, ia juga manusia biasa seperti kita, ia beberapa kali lupa dan meninggalkan Tuhan. Namun, Tuhan terus mengingatkannya bahkan menegurnya untuk kembali padanya.
Hingga akhirnya, pada saat Al menjadi seorang komisaris pengembangan ekonomi di bagian California, Al dan Hatie sepakat untuk mendirikan pelatihan BOSS bagi anak-anak di wilayah kumuh di sana. Di sinilah Tuhan bekerja. Pelatihan itu semakin lama semakin meluas, bahkan berkembang menjadi Vertical Leap.
Saat ini, Al dan Hatie merupakan pengusaha multimilioner dengan perusahaan Adelano Packaging Corporation dan melayani berbagai perusahaan di Fortune 500 (Toyota, Protect & Gamble, Kellogs, General Mills, Verizon Wireless, dll). Selain itu, mereka memiliki sebuah resort pribadi di wilayah California. Resort ini didirikan untuk melayani para pekerja Tuhan yang sedang belajar mengenai BOSS atau Vertical Leap.
Setiap kita telah diberikan kemampuan untuk mencipta. Mencipta yang saya maksud adalah kemampuan untuk melakukan ‘hal-hal besar’. Mengacu kepada kitab Kejadian 11:6 bahwa Tuhan memberikan kepada kita untuk melakukan apa yang disebut “Perkara-perkara ajaib.”. Yaitu kemampuan yang diberikan kepada kita dengan maksud untuk tujuan-tujuan mulia dan kepentingan Tuhan sendiri.
Kejadian 11:6 menegaskan: "… Mereka ini satu bangsa dengan satu bahasa untuk semuanya. Ini barulah permulaan usaha mereka; mulai dari sekarang apapun juga yang mereka rencanakan, tidak ada yang tidak akan dapat terlaksana”.
Pitom & Ramses adalah contoh project raksasasa yang dikerjakan manusia. Begitu juga Pyramid, Sphinx.
Di abad ini, gedung-gedung pencakat langit juga merupakan proyek-proyek raksasa yang dibut manusia. Terusan Panama, Proyek Marmaray, (m.liputan6.com)
Dimulai di taman Eden, Tuhan memberikan otoritas kepada Adam untuk mengusahakan taman (Kejadian 2:15: TUHAN Allah mengambil manusia itu dan menempatkannya dalam taman Eden untuk mengusahakan dan memelihara taman itu.)
Orang yang berhasil adalah orang yang antusias dengan lebih lama dibandingkan orang yang gagal.
Komentar
Posting Komentar