25. Memastikan Kemenangan
25. Memastikan Kemenangan
Amsal 25:2:
Allah diagungkan karena apa yang dirahasiakan-Nya; raja dihormati karena apa yang dapat diterangkannya.
Tanyakan kepada sederetan nama-nama sukses. Mereka akan berkata salah satu kunci suksesnya adalah bahwa sebelum bertanding, pikirannya telah ter-setting pikiran kemenangan.
Pebalap Mercedes asal Jerman, Nico Rosberg adalah contoh nyata bagaimana dia menggunakan formula pikiran kemenangan:
"Saya benar-benar peduli dengan situasi untuk menjadi juara dunia dan saya siap untuk bertarung. Tapi bagi saya, membalap sebaik mungkin merupakan hal yang paling sederhana,"
Pikiran Kemenangan telah menyatu dengan pikirannya ….
"Itu adalah yang ingin saya lakukan dan terasa bagus untuk saya. Saat saya membalap di Meksiko, saya hanya ingin menang, karena saya benar-benar ingin menang di sana,"
ucapnya menegaskan.
Dia bahkan mengesampingkan kata-kata negatif dan mengubahnya menjadi motivasi tersendiri.
"Saya di sini untuk memenangi balapan, tidak untuk membuat orang di luar sana senang kepada saya. Saya tahu di luar sana, selalu ada orang yang melontarkan kritik kepada saya, baik saat saya menang atau kalah, itu biasa di bisnis seperti ini. Saya hanya ingin fokus kepada orang-orang yang mendukung saya," ucapnya kepada Motorspot
Fokus …
"Saya sadar dengan peluang juara saya di balapan pekan ini. Seperti yang telah saya katakan sebelumnya, saya selalu berfokus pada hal-hal yang dapat saya kendalikan. Dan di Meksiko pekan ini, saya berusaha untuk dapat menjuarai balapan tersebut. Itu saja,"
Menang dimulai dengan permulaan, kata Robert Schuller. Permulaan untuk berpikir kearah kemenangan. Ada pilihan untuk menunda kemenangan, ada pilihan untuk tidak meneruskan pertandingan, tetapi bagi orang yang antusias, kemenangan adalah segalanya
Komentar
Posting Komentar