1. Rahasia Besar Raja Salomo
- Rahasia Besar Raja Salomo
Amsal 1:1-7
Amsal-amsal Salomo bin Daud, raja Israel, untuk mengetahui hikmat dan didikan, untuk mengerti kata-kata yang bermakna, untuk menerima didikan yang menjadikan pandai, serta kebenaran, keadilan dan kejujuran, untuk memberikan kecerdasan kepada orang yang tak berpengalaman, dan pengetahuan serta kebijaksanaan kepada orang muda — baiklah orang bijak mendengar dan menambah ilmu dan baiklah orang yang berpengertian memperoleh bahan pertimbangan — untuk mengerti amsal dan ibarat, perkataan dan teka-teki orang bijak. Takut akan TUHAN adalah permulaan pengetahuan, tetapi orang bodoh menghina hikmat dan didikan.
Amsal-amsal Salomo bin Daud, raja Israel,
Takut akan TUHAN adalah permulaan pengetahuan, tetapi orang bodoh menghina hikmat dan didikan.
Ketika raja Daud, ayah Salomo mati, maka ia meninggalkan warisan kepada raja Salomo yang dikumpulkannya khusus untuk pembangunan Bait Suci yang tidak diizinkan Tuhan dibangun oleh Daud (I Tawarikh 22:14), yakni berupa:
- 100.000 TALENTA EMAS.. Dari kamus Alkitab kita tahu bahwa 1 talenta = 34 kg. Jadi 100 ribu talenta emas itu sama dengan 3,4 juta kg atau 3,4 milyar gram. Kalau kita hitung harga emas per tanggal 23 Januari 2015, yakni sekitar Rp. 520.000/gram untuk emas 24 karat, maka harga emas dari warisan Daud tersebut adalah 3,4 milyar gram x Rp. 520.000 = Rp. 1.768 trilyun atau setara US$ 147, 3 milyar pada kurs US$ 1 = Rp. 12.000
- 1 JUTA TALENTA PERAK. 1 juta talenta perak itu sama dengan 34 juta kg. Kalau kita hitung harga perak sesuai per 23 Januari 2015 yakni sekitar Rp. 11.000/gram, maka harga perak tersebut adalah 34 milyar gram x Rp. 11.000 = 374 trilyun atau setara US$ 31,16 milyar
- Sangat banyak tembaga dan besi sehingga beratnya tidak tertimbang, kalau kita andaikan harga tembaga dan besi yang sangat banyak itu setengah harga dari perak saja, maka itu sudah bernilai yaitu 187 trilyun atau setara US$ 15,58 milyar
- Juga kayu dan batu aras, jika harga kayu aras dan batu itu setengah dari harga tembaga dan besi yaitu Rp. 93,5 Trilyun atau setara US$ 7,79 milyar
Jadi dari TOTAL WARISAN DAUD yang hanya untuk pembangunan Bait ALLAH saja bernilai: Rp. 2.422,5 TRILYUN atau setara US$ 201, 83 MILYAR.
Selain hal di atas, ada lagi kekayaan Daud yang diwariskan kepada Salomo untuk pembangunan Bait Suci, yakni batu-batu berharga seperti yang dicatat dalam I Tawarikh 29:2. Juga ada kekayaan pribadi Daud yang ditambahkan untuk Bait Suci sesuai yang dicatat di dalam I Tawarikh 29:4 adalah:
- 3000 talenta emas Ofir = 3.000 x 34.000 gram x Rp. 520.000= Rp. 53 TRILYUN
- 7000 talenta perak murni = 7.000 x 34.000 gram x Rp. 11.000 = Rp. 2,618 TRILYUN
Jadi total kekayaan pribadi Daud yang ditambahkan adalah Rp. 55,618 Trilyun atau setara US$ 4,634 Milyar
Total Aset Salomo hanya dari warisan Daud yang untuk pembangunan Bait ALLAH saja adalah Rp. 2.475,5 trilyun atau setara US$ 206,46 milyar.
Tentu logikanya kekayaan Daud jauh lebih besar daripada semua itu, maka kita tidak salah menyimpulkan bahwa total warisan yang di dapat raja Salomo dari Daud jumlahnya juga jauh lebih berkali ganda daripada US$ 206,46 milyar.
Kekayaan Yang Dikumpulkan Salomo Ketika Menjadi Raja
Kemasyuran dan Kekayaan Salomo jauh melebihi Daud ayahnya seperti dicatat dalam II Tawarikh 1:12,15, maka kebijaksanaan dan pengertian itu diberikan kepadamu; selain itu Aku berikan kepadamu kekayaan, harta benda dan kemuliaan, sebagaimana belum pernah ada pada raja-raja sebelum engkau dan tidak akan ada pada raja-raja sesudah engkau. Raja membuat banyaknya emas dan perak di Yerusalem sama seperti batu, dan banyaknya pohon kayu aras sama seperti pohon ara yang tumbuh di Daerah Bukit. Firman TUHAN mengatakan bahwa setiap tahun Salomo menambah pundi-pundi kekayaannya sebesar 666 talenta emas. Ia memerintah selama 40 tahun II Tawarikh 9:9, 13. Berarti selama memerintah ia berhasil mengumpulkan sebanyak 26.640 talenta emas (666 talenta/ tahun X 40 tahun memerintah).
Coba kita hitung sekarang:
- 640 talenta emas x 34.000 gram x Rp. 520.000 = Rp. 471 TRILYUN atau setara USS 39,250 MILYAR
Zaman kerajaan dulu adalah normal raja-raja dan penguasa-pengasa bawahan memberikan upeti kepada raja. Dari ayat firman TUHAN di dalam I Raja 9:14; II Tawarikh 9:9, 14, 23-24 kita mengetahui bahwa setiap raja, bupati, saudagar membawa kepada Salomo sekitar 120 talenta emas, jadi bisa dibayangkan berapa pendapat Salomo dari upeti mereka saja per tahunnya I Raja 10:25. Itu baru dari emas saja, tidak terhitung perak, batu-batu permata, kayu aras, tembaga, senjata, rempah-rempah dll.
Jika kita membaca di dalam II Tawarikh 9:15-21, Salomo juga memiliki sangat banyak kapal-kapal yang setiap berlabuh membawa bagi raja emas, perak, gading, kera, dan burung merak.
Raja juga memiliki gedung yang dinamakan “Hutan Libanon” dimana semua perabotannya terbuat dari emas tempaan dari emas murni. Di zamannya Salomo perak sama sekali tidak dianggap berharga. Di dalam II Tawarikh 9:25-28, Salomo juga memiliki 1.400 kereta dan 12.000 pasukan berkuda, yang semua merupakan kendaraan mewah di zaman itu. Begitu mewahnya sehingga hanya dimiliki terbatas oleh orang-orang selevel raja saja.
Kereta milik Salomo dibuat di Misraim, yang merupakan “pabrikan kereta” paling terkenal di saat itu. Satu kereta kuda Salomo harganya sekitar 600 syikal perak dan seekor kuda seharga 150 syikal perak (1 syikal = 11 gram). Jika dihitung dalam Rupiah, maka satu kereta seharga sekitar Rp. 72,6 juta (600 syikal x 11 gram x Rp. 11.000). Harga satu ekor kuda sekitar Rp. 18,15 juta (150 syikal x 11 gram x Rp. 11.000). Jadi jika satu kereta ditarik oleh empat ekor kuda, maka satu rangkaian kereta kuda Salomo seharga Rp. 145,2 juta
Itu cuma gambaran yang jelas yang bisa kita temukan di Alkitab tentang jumlah kekayaan Salomo, hanya dari emas dan kereta kudanya saja. Belum dari yang tidak dicatat, ingat Alkitab mengatakan bahwa jumlah perak di Yerusalem di zaman Salomo seperti batu dan banyaknya pohon kayu aras seperti pohon ara. Jadi kekayaan yang dikumpulkan Salomo ketika memerintah pasti jauh lebih besar dari yang kita hitung di atas
Perbandingan kekayaan dengan orang terkaya dunia menurut Forbes World’s Billionaires tahun 2014. Jika kita melihat survey Forbes tahun 2014 dari orang terkaya di dunia, maka kita tahu 3 orang terkaya di dunia saat itu adalah:
BiLL GATES (Microsoft) dengan total kekayaan USD 76 Milyar
CARLOS SLIM BELU (Raja Telekomunikasi Meksiko): USD 72 Milyar
ARMANCIO ORTEGA (Bisnis ritel) : USD 64 milyar
Dari perbandingan ini kita bisa membayangkan begitu kaya rayanya Salomo itu, karena jika nilai kekayaan Salomo yang coba kita hitung diatas (padahal itu belumlah seluruhnya) dibandingkan dengan jumlah kekayaan tiga orang terkaya di dunia saat ini (2014), maka kekayaan Salomo tidak tertandingi, tetap jauh lebih besar daripada jumlah gabungan kekayaan tiga orang terkaya saat ini.
Jika kita membaca dengan lengkap biografi raja Salomo seperti yang tercatat di Alkitab, maka inilah kesimpulannya:
- Memiliki kekayaan yang tiada tara. Hanya dari warisan orang tua saja kekayaannya belum dapat ditandingi oleh gabungan hampir 3 orang terkaya di dunia saat ini.
- Salomo merupakan manusia paling berhikmat, cerdas dan mempesona di atas muka bumi saat itu, bahkan menurut Alkitab tidak akan bisa tertandingi oleh siapa pun sepanjang masa
- Dia menduduki jabatan tertinggi kerajaan yang paling maju dan beradab saat itu di dunia
- Salomo merupakan manusia paling banyak istrinya di dunia. Jumlah istrinya 700 orang dari golongan bangsawan dan selir/gundik berjumlah 300 orang. Bisa dibayangkan berapa besar pengeluaran Salomo untuk mencukupi semua kebutuhan gaya hidup istri-istrinya itu
Sebagai seorang raja, rasanya tidak ada yang tidak bisa tidak harus ada dan tersedia bila Salomo meminta atau menginginkan nya, lebih-lebih dia adl seorang raja. Namun siapa sangka satu permintaan sederhana Salomo membuatnya menjadi orang paling berhikmat di muka bumi ini.
Salomo adalah raja yang berhasil mencapai luas wilayah paling besar di dalam sejarah bangsa Israel. Pemimpin kedua yang mempunyai daerah sama besar, tetapi dengan kondisi jumlah rakyat dan jumlah kekayaan yang jauh lebih rendah, adalah Alexander Jannaeus, raja Yudea pada abad ke-1 SM. Dari perbatasan dengan Mesir hingga sungai Efrat semua dikuasai oleh Salomo. Ini terjadi karena kerajaan Israel di bawah Salomo adalah tipe untuk kedatangan kerajaan damai oleh Kristus. Kerajaan Israel pada Zaman Salomo adalah gambaran untuk Masa Damai Sejahtera yang akan diberikan oleh Anak Daud. Zaman Salomo juga harus damai dan sejahtera karena pada zaman inilah Bait Allah akan dibangun. Bait akan ada di tengah-tengah Israel pada Zaman Damai
Paling tidak ada 4 hal yang membuat Salomo menjadi masyur:
- Israel di bawah pemerintahan Salomo memiliki organisasi yang begitu rapi. Salomo mengatur begitu banyak hal dengan hikmat yang luar biasa. Salomo mengatur kepastian ketersediaan pangan, dan dia juga membuat seluruh Israel hidup dengan damai dan sukacita.
“Orang Yehuda dan orang Israel jumlahnya seperti pasir di tepi laut. Mereka makan dan minum serta bersukaria.
Maka Salomo berkuasa atas segala kerajaan mulai dari sungai Efrat sampai negeri orang Filistin dan sampai ke tapal batas Mesir. Mereka menyampaikan upeti dan tetap takluk kepada Salomo seumur hidupnya.
Adapun persediaan makanan yang diperlukan Salomo untuk sehari ialah tiga puluh kor tepung yang terbaik dan enam puluh kor tepung biasa, sepuluh ekor lembu gemukan dan dua puluh lembu gembalaan dan seratus ekor domba, belum terhitung rusa, kijang, rusa dandi dan gangsa piaraan, sebab ia berkuasa atas seluruh tanah di sebelah sini sungai Efrat, mulai dari Tifsah sampai ke Gaza, dan atas semua raja di sebelah sini sungai Efrat; ia dikaruniai damai di seluruh negerinya, sehingga orang Yehuda dan orang Israel diam dengan tenteram, masing-masing di bawah pohon anggur dan pohon aranya, dari Dan sampai Bersyeba seumur hidup Salomo.” 1 Raja-raja 4:20-25.
Inilah gambaran yang indah tentang bagaimana keadaan umat Tuhan ketika Tuhan sendiri datang untuk mengambil takhta-Nya.
- Salomo juga mendapatkan upeti dari Filistin dan bangsa-bangsa lain di tengah-tengah sungai Efrat hingga Mesir. Penaklukan-penaklukan dan kemenangan demi kemenangan yang dialami Daud mencapai puncaknya pada Zaman Salomo. Salomolah yang mencicipi hasil perjuangan Daud untuk menaklukkan daerah-daerah sekeliling Israel. Bahkan Filistin pun, sejak beberapa kali ditaklukkan Daud, sekarang membayar upeti kepada raja Salomo. Ini pun gambaran mengenai wilayah yang akan ditaklukkan ketika Kristus datang kembali. Kristus bukan saja akan berkuasa dari batas Mesir hingga Efrat, tetapi Dia akan berkuasa ke seluruh dunia.
- Salomo juga mempunyai 40 ribu kereta kuda dan 12 ribu pasukan berkuda. Rakyat Israel pun berjumlah sangat besar (ay. 20). Ini menandakan kekuatan militer yang luar biasa. Meskipun tidak berperang, tetapi Tuhan tambahkan terus orang-orang yang akan memperkuat militer Salomo. Ini melambangkan pasukan-pasukan besar malaikat yang dipimpin oleh Allah sendiri. Kekuatan militer yang besar ini adalah gambaran mengenai kekuatan TUHAN semesta alam.
- Dan terakhir, Salomo memiliki hikmat yang melampaui siapa pun. Orang-orang besar dari seluruh dunia datang kepada Salomo untuk belajar dari dia. Hikmatnya melebihi semua orang-orang berhikmat pada waktu itu. Pengetahuan Salomo mencakup begitu banyak bidang, dari hewan hingga tanaman. Dari kata-kata hikmat hingga puisi. Tetapi Salomo hanyalah gambaran dari Kristus. Kristus lebih besar dari Salomo (Mat. 12:42). Kristuslah yang menggenapi seluruh janji Allah kepada Daud dan keturunannya.
Makeda, Sang Ratu Sheba
“Sekalipun ada emas dan permata banyak, tetapi yang paling berharga ialah bibir yang berpengetahuan”, Amsal 20:15. Ayat diatas tidak sekedar ditulis, tetapi menampilkan kenyataan akan hadirnya seorang Ratu Syeba dari Ethiopia. Dikenal karena kecantikannya, kekayaan dan kebesarannya yang sangat legendaris. Ratu Syeba menyadari bahwa semua yang ia miliki itu belum berarti dan bernilai baginya. Ia belum merasa puas dengan apa yang telah ia peroleh dan yang telah dilakukannya sebagai seorang ratu, karena itu hatinya sangat merindukan hikmat.
Makeda atau Ratu Sheba yang diperkirakan lahir pada 960 SM adalah seorang ratu dari Kerajaan Shen kuno yang kisahnya disebut dalam sekarah Habeshan, Alkitab, dan Al-Qur'an. Sheba adalah nama kuno untuk Abyssinia, sebuah kerajaan di Laut Merah yang sekarang berada di sekitar Ethiopia dan Yaman.
Ia dikenal sebagai ratu cantik, kaya, dan intelektual yang menguji Raja Salomo dengan teka-teki. Makeda adalah sosok yang agak misterius dalam teks-teks kuno karena sedikit yang dijelaskan tentang hidupnya. Bahkan rincian dasar seperti namanya dan lokasi yang tepat dari kerajaannya tetap tidak menentu. Namun demikian, ia telah mempesona dan menginspirasi bangsa di Afrika Amerika, Ethiopia, Islam, dan budaya Yahudi selama hampir tiga ribu tahun.
Pada zaman kuno, wilayah Ethiopia juga dikenal dengan sebutan Nubia, Kush, Aksum, Abyssinia dan Sheba. Seribu tahun sebelum Kristus lahir, Ethiopia diperintah berdasarkan garis “Ratu Perawan”. Satu yang ceritanya yang paling terkenal dan bertahan hingga sekarang adalah Makeda, "Ratu Sheba." Tradisi yang luar biasa dari sang ratu ini tercatat di Kebra Nagast atau Kitab Kemuliaan raja-raja [dari Ethiopia], yang mana kitab ini sangat dihormati di seluruh pelosok negeri pelosok Abyssinia selama setidaknya seribu tahun dan bahkan pada masa sekarang terdapat anggapan bahwa orang-orang terdidik yang ada di Ethiopia dan sekitarnya memiliki garis keturunan atau asal-usul dari garis Raja Salomo.
Dalam Alkitab tertulis bahwa selama pemerintahannya, Salomo, raja Israel memutuskan untuk membangun sebuah kuil megah. Ketika mengumumkan usaha ini, raja mengutus utusan ke berbagai negara asing untuk mengundang pedagang dari luar negeri untuk datang ke Yerusalem dengan kafilah mereka sehingga mereka bisa terlibat dalam perdagangan di sana. Pada masa itu, Ethiopia dan Mesir merupakan wilayah yang terkenal. Raja Salomo terpesona dengan negeri Ethiopia mulai dari para perempuan Ethiopia yang cantik, sejarah yang kaya, tradisi spiritual yang mendalam dan kekayaannya yang melimpah. Raja Salomon sangat tertarik dan terlibat dalam perdagangan dengan salah satu perempuan Ethiopia yaitu Queen Makeda, seorang pedagang yang penting dengan nama asli Tamrin. Dia memberi raja 120 talenta emas, dan rempah-rempah yang sangat banyak serta batu mulia.
Pada awalnya kedatangan Makeda ke Yerusalem dengan tujuan diplomasi perdagangan dan ingin bertemu Raja Salomo untuk membuktikan tentang kemasyuran serta kebijasanaannya. Tetapi kemudian dinantara keduanya terjadi hubungan kasih. Makeda tidak hanya memberikan Raja berbagai hadiah tetapi juga melahirkan seorang putera Salomo yang diberi nama Menelik I yang kemudian menjadi pendiri dinasti Kerajaan Ethiopia. Oleh sebab itulah orang-orang Ethiopia hingga sekarang ini menyebut diri mereka keturunan Raja Salomo.
Bukti baru DNA juga mengungkapkan hubungan dekat antara Ethiopia dengan kelompok di luar Afrika. Beberapa penduduk Ethiopia sekitar 40-50 genomnya lebih sesuai dengan populasi di luar Afrika
Ratu Syeba dapat merasakan kebahagiaan itu bila hidup dalam hikmat Tuhan yang dimiliki Salomo. Suatu kebahagiaan yang belum pernah ia terima sebelumnya telah dirasakannya kini karena telah memperoleh hikmat, kebahagiaan itu melampaui kebahagiaannya dalam memperoleh harta, emas dan permata. Ratu Syeba terkenal dengan kekayaaannya, diatas kekayaan yang ia miliki itu ia menyatakan bahwa memperoleh hikmat itu lebih bernilai dari apapun maka itu ia mengatakan alangkah bahagianya orang yang memperoleh hikmat.
Saya tidak ragu mengatakan bahwa Salomo adalah contoh pelaku sejarah yang pernah hidup dan mengalaminya. Memang sedikit sukar menandingi apa yang Salomo pernah miliki. Akankah kita yang hidup di jaman ini dapat merasakan dan menerima anugerah yang sama? Kelihatannya sukar tapi bukan berarti tidak mungkin. Salomo juga manusia sepertikita. Bukankah Dia sudah memperkenalkan namanya??
“Berbahagialah orang yang mendapatkan hikmat, orang yang memperoleh kepandaian, karena keuntungannya melebihi keuntungan perak, dan hasilnya melebihi emas. Ia lebih berharga daripada permata, apapun yang kau inginkan, tidak dapat menyamainya”,
(Amsal 3: 13-15)
Komentar
Posting Komentar